IMPLEMENTASI BUDAYA POSITIF DI SEKOLAH


Nama     : Dwi Sudarti
Sumber. : Modul 1.4 Budaya Positif

LATAR BELAKANG
Sekolah merupakan tempat persemaian bagi murid-murid untuk mengembangkan potensi dan nilai-nilai kebajikan. Nilai kebajikan yang diyakini dan disepakati oleh seluruh warga sekolah akan menjadi budaya positif sehingga tercipta lingkungan sekolah yang nyaman dan kondusif.
Dalam penerapannya perlu adanya kolaborasi dan pembiasaan yang berkesinambungan.

TUJUAN
1. Membangun disiplin positif melalui penerapan budaya positif
2. Menyusun keyakinan kelas
3. Menumbuhkan motivasi intrinsik murid untuk disiplin diri sesuai kesepakatan kelas

TOLAK UKUR
1. Terbentuknya keyakinan kelas melalui kesepakatan kelas
2. Murid memiliki motivasi instrinsik dalam membangun disiplin dirinya 
3. Siswa mampu menerapkan dan menjalankan keyakinan kelas yang telah dibuat.

LINIMASA TINDAKAN
1. Meminta izin kepala sekolah untuk mendesiminasikan pentingnya penerapan budaya positif di sekolah
2. Mengumpulkan guru untuk melakukan desiminasi pemahaman budaya positif di sekolah
3. Memfasilitasi murid untuk membuat keyakinan kelas
4. Menandatangani keyakinan kelas yang telah dibuat oleh murid dan dipajang dikelas
5. Refleksi Kegiatan/Umpan Balik/Testimoni

DUKUNGAN YANG DIBUTUHKAN 
Untuk mewujudkan rancangan tindakan untuk aksi nyata ini diperlukan dukungan dari berbagai pihak diantaranya kepala sekolah, guru, para murid, keterlibatan orang tua untuk mewujudkan budaya positif di sekolah.

Komentar